Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (2/7) ditutup dengan melanjutkan penguatannya sebesar 0,15 persen ke level 7.150,35 dari dibuka pada level 7.139,62.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 8,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 577 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,14 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 279 saham terkoreksi, sebanyak 254 saham menguat dan sebanyak 240 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Sah! MIND ID Resmi Genggam Saham Mayoritas Vale Indonesia
Pada sesi ini, mayoritas sektor ditutup dengan mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor energi yang menguat 1,88 persen, didukung oleh saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang menguat sebesar 1,07 persen dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 1,62 persen.
Lalu, sektor lain yang mengalami peningkatan adalah sektor siklikal menguat 0,49 persen, sektor bahan baku dan sektor properti naik 0,47 persen, sektor teknologi menguat 0,14 persen, dan sektor keuangan menguat 0,11 persen.
Sementara, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor industrial melemah 1,11 persen, sektor infrastruktur melemah 0,85 persen, sektor transportasi melemah 0,76 persen, sektor kesehatan turun 0,44 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,19 persen.
Baca juga: Bidik Dana Rp390 Miliar, Harga IPO GOLF Dipatok Rp200 per Saham
Di sisi lain, seluruh indeks bursa Asia terpantau menguat, terlihat dari Nikkei 225 Index Tokyo yang naik 1,09 persen, diikuti Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,17 persen, Indonesia Composite Index Jakarta menguat 0,15 persen.
Lalu, Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami peningkatan 0,01 persen, Straits Times Index Singapore naik 0,70 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,41 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More