Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 20 Oktober 2025, ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 8.071,29 dari posisi 7.915,65 atau naik 1,97 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 20,94 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,52 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,39 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 223 saham terkoreksi, sebanyak 479 saham menguat dan sebanyak 107 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Ngegas Lagi! Pagi Ini Dibuka Menguat 1,01 Persen
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor keuangan naik 3,66 persen, sektor energi meningkat 1,52 persen, sektor non-siklikal menguat 1,45 persen, sektor industrial naik 1,41 persen, dan sektor properti meningkat 1,40 persen.
Selain itu, sektor transportasi menguat 1,27 persen, sektor siklikal naik 1,22 persen, sektor kesehatan meningkat 0,44 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,33 persen.
Sedangkan, dua sektor sisanya melemah, dengan sektor bahan baku turun 1,52 persen dan sektor teknologi merosot 0,44 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Melemah, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 2,70 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,56 persen, dan Hang Seng Index menguat 2,37 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Indonesia agresif masuk pasar perdagangan global dengan bergabung ke IEU CEPA, CEPA Kanada,… Read More
Poin Penting PAAI mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan pajak agen asuransi karena dinilai tidak adil,… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup flat melemah di level 8.884,62 pada sesi I perdagangan… Read More
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More