Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,18 Persen ke Level 8.329, Sektor Transportasi Pimpin Penguatan

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup menguat 1,18 persen ke level 8.329,15 dengan nilai transaksi Rp22,24 triliun.
  • Penguatan didorong mayoritas sektor, dipimpin sektor transportasi yang melonjak 5,64 persen.
  • Bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng naik 2,58 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis (30/1), ditutup menguat 1,18 persen ke level 8.329,15 dari posisi pembukaan di 8.232,20.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 33,58 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 2,05 juta kali transaksi. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp22,24 triliun.

Adapun pergerakan saham didominasi penguatan, dengan 550 saham naik, 181 saham melemah, dan 78 saham stagnan.

Baca juga: IHSG Rebound! Dibuka Naik 1 Persen Lebih ke Posisi 8.326

Lalu, mayoritas sektor juga terpantau naik, dipimpin oleh sektor transportasi yang menguat 5,64 persen, sektor keuangan meningkat 2,32 persen, sektor non-siklikal naik 1,86 persen, dan sektor properti menguat 1,80 persen.

Selain itu, sektor energi meningkat 1,05 persen, sektor kesehatan naik 0,73 persen, sektor infrastruktur menguat 0,24 persen, dan sektor siklikal meningkat 0,19 persen.

Sedangkan, sektor sisanya masih melemah, di antaranya adalah sektor industrial turun 1,29 persen, sektor teknologi merosot 0,90 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,53 persen. 

Baca juga: Simak Proyeksi Arah IHSG usai Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI

Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 2,58 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat meningkat 0,27 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,05 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bos BI Minta Bank Masih Perlu Turunkan Suku Bunga

Poin Penting Gubernur Perry Warjiyo meminta perbankan terus menurunkan suku bunga dana dan kredit agar… Read More

3 hours ago

Bank Danamon (BDMN) Bukukan Total Kredit Rp212,7 Triliun di 2025

Poin Penting Bank Danamon mencatat total kredit dan trade finance Rp212,7 triliun pada 2025, tumbuh… Read More

3 hours ago

Rupiah Masih Undervalued, Bos BI Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut pelemahan rupiah dipicu premi risiko global, meski fundamental… Read More

4 hours ago

BI Catat Rupiah Melemah 0,56 Persen per 18 Februari 2026

Poin Penting Bank Indonesia mencatat rupiah pada 18 Februari 2026 di Rp16.880 per dolar AS,… Read More

4 hours ago

BI Optimistis Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Tinggi, Ini Pendorongnya

Poin Penting BI proyeksikan ekonomi kuartal I 2026 tetap tinggi, didorong konsumsi rumah tangga, stimulus… Read More

5 hours ago

IHSG Ditutup Terkoreksi, Turun ke Level 8.274

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,43 persen ke level 8.274,08 pada Kamis (19/2/2026). Sebanyak 366… Read More

5 hours ago