Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (18/7) ditutup pada zona hijau ke level 7.298,24 atau menguat sebesar 1,02 persen dari dibuka pada level 7.224,21.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 637 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,10 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 254 saham terkoreksi, sebanyak 287 saham menguat dan sebanyak 239 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BEI Ungkap Ada Dua Perusahaan Jumbo Bersiap IPO
Lalu, mayoritas sektor pun ditutup dengan mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor energi menguat 0,94 persen, diikuti sektor infrastruktur yang meningkat 0,92 persen.
Kemudian, sektor keuangan naik 0,83 persen, dengan salah satu emiten, yaitu PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU). Pada perdagangan sesi I, harga saham TUGU meningkat 0,87 persen menjadi ke posisi Rp1.155 per saham.
Selanjutnya, sektor yang mengalami penguatan adalah sektor industrial naik 0,51 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,30 persen, sektor transportasi naik 0,27 persen, sektor kesehatan menguat 0,20 persen, dan sektor bahan baku naik 0,08 persen.
Baca juga: Kinerja Makin Kinclong, Saham TUGU Melesat hingga Masuk Top Gainers
Di samping itu, sektor lainnya mengalami pelemahan, terlihat dari sektor teknologi turun 1,02 persen, sektor properti melemah 0,42 persen, dan sektor siklikal turun 0,12 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas mengalami penguatan, terlihat dari Hang Seng Index Hong Kong naik 0,45 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,17 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami peningkatan 0,99 persen.
Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo melemah 2,27 persen dan Straits Times Index Singapore turun 0,58 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More