Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,94 Persen ke Level 7.311

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (8/11) melanjutkan penguatannya ke level 7.311,67 atau meningkat 0,94 persen dari dibuka pada level 7.243,99.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 10,32 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 658 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,45 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 258 saham terkoreksi, sebanyak 284 saham menguat dan sebanyak 222 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Segera Melantai di BEI, Dua Saham Ini Kompak Masuk Efek Syariah

Lebih lanjut, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 2,80 persen, sektor teknologi menguat 1,93 persen, sektor transportasi meningkat 0,64 persen, dan sektor kesehatan naik 0,43 persen.

Kemudian, sektor industrial menguat 0,39 persen, sektor infrastruktur naik 0,28 persen, sektor energi menguat 0,22 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,02 persen.

Sementara sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor siklikal melemah 0,89 persen, sektor keuangan turun 0,23 persen, dan sektor properti merosot 0,11 persen. 

Baca juga: BEI: Potensi Delisting Saham Sritex Masih Tunggu Hasil Kasasi

Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak menguat. Ini terlihat dari Indonesia LQ45 Index Jakarta naik sebesar 0,20 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat sebanyak naik 0,32 persen, dan Straits Times Index Singapore naik 1,81 persen.

Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong melemah sebanyak 0,72 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,43 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

45 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

54 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

1 hour ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

5 hours ago