Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,84 Persen, Cetak ATH Baru di Level 8.022

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis, 28 Agustus 2025, ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 8.003,12 dari posisi 7.936,17 atau naik 0,84 persen.

Tidak hanya itu, IHSG juga sempat menyentuh level tertingginya di posisi 8.022,75, yang artinya kembali mencetak angka All Time High (ATH) baru.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,84 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,22 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,62 triliun. 

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Naik 0,19 Persen ke Posisi 7.950

Kemudian, tercatat terdapat 266 saham terkoreksi, sebanyak 386 saham menguat dan sebanyak 149 saham tetap tidak berubah. 

Selanjutnya, hampir seluruh sektor mengalami penguatan, dengan sektor industrial naik 2,81 persen, sektor teknologi meningkat 2,59 persen, sektor kesehatan menguat 1,65 persen, sektor transportasi naik 1,18 persen, dan sektor energi meningkat 0,88 persen.

Selain itu, sektor non-siklikal dan sektor properti menguat 0,83 persen, sektor keuangan naik 0,64 persen, sektor bahan baku meningkat 0,57 persen, lalu sektor siklikal menguat 0,04 persen.

Sementara itu, hanya sektor infrastruktur yang mengalami pelemahan sebanyak 0,11 persen, ditopang oleh penurunan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebanyak 1,02 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Sideways, Ini Katalis Penggeraknya

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,09 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,57 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,85 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

46 mins ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

3 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

4 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

5 hours ago