Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (1/12) melanjutkan penguatannya ke level 7.503,05 atau naik 0,67 persen dari dibuka pada level 7.453,28.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 16,87 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 841 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,64 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 253 saham terkoreksi, sebanyak 299 saham menguat dan sebanyak 231 saham tetap tidak berubah.
Baca juga:Mirae Asset Prediksi IHSG Moncer Tahun Depan, Saham-Saham Ini jadi Andalan
Baca juga: Kinerja Keuangan Cemerlang, Saham TUGU Tarik Minat Investor Asing
Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor properti naik 1,47 persen, sektor energi meningkat 1,10 persen, sektor infrastruktur menguat 0,49 persen, sektor keuangan naik 0,41 persen, sektor bahan baku meningkat 0,27 persen, dan sektor siklikal menguat 0,07 persen.
Sementara itu, sektor sisanya melemah, dengan sektor teknologi merosot 1,07 persen, sektor transportasi turun 0,61 persen, sektor non-siklikal melemah 0,57 persen, sektor kesehatan turun 0,46 persen, dan sektor industrial melemah 0,01 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami peningkatan 0,11 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,12 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,15 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More