Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (2/10), ditutup menguat ke level 8.072,58 dari posisi sebelumnya di 8.043,82 atau menguat 0,36 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,16 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,68 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,25 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 307 saham terkoreksi, sebanyak 324 saham menguat dan sebanyak 161 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,44 Persen pada Level 8.079
Lebih lanjut, seluruh sektor mengalami penguatan, dengan sektor teknologi naik 1,20 persen, sektor siklikal meningkat 1,17 persen, sektor keuangan menguat 1,05 persen, sektor properti naik 0,97 persen, sektor energi meningkat 0,56 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,46 persen.
Lalu sektor non-siklikal naik 0,40 persen, sektor industrial meningkat 0,31 persen, sektor infrastruktur menguat 0,20 persen, sektor transportasi naik 0,11 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,04 persen.
Baca juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Melemah, Berikut Pendorongnya
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 1,56 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,52 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,74 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More