Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 14 Februari 2025, ditutup bertahan pada zona hijau ke level 6.623,09 atau menguat 0,14 persen setelah dibuka di level 6.613,56.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 7,76 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 643 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,01 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 228 saham terkoreksi, sebanyak 294 saham menguat dan sebanyak 248 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Menghijau ke Level 6.643
Selanjutnya, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor transportasi naik 1,75 persen, sektor properti meningkat 0,95 persen, sektor industrial menguat 0,52 persen, sektor bahan baku meningkat 0,42 persen, dan sektor energi naik 0,45 persen.
Selanjutnya, sektor keuangan menguat 0,34 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,30 persen, sektor infrastruktur naik 0,11 persen, dan sektor teknologi menguat 0,08 persen.
Sementara itu, sektor sisanya melemah, dengan sektor kesehatan merosot 0,77 persen dan sektor siklikal turun 0,28 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Pelaku Pasar Nantikan Rilis Data Penjualan Ritel AS
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 2,28 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,25 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,70 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More