Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 4 November 2024, berbalik ditutup melemah ke level 7.439,27 atau merosot 0,88 persen dari dibuka pada level 7.505,25.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 12,91 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 942 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,16 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 456 saham terkoreksi, sebanyak 146 saham menguat dan sebanyak 177 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Intip Sentimen yang Bakal Menopang Pergerakan IHSG Pekan Ini
Lalu seluruh sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 2,23 persen, sektor siklikal merosot 2,22 persen, sektor teknologi melemah 1,51 persen, sektor industrial merosot 1,47 persen, sektor infrastruktur turun 1,37 persen, dan sektor bahan baku melemah 1,07 persen.
Sementara, sektor keuangan merosot 0,97 persen, sektor energi melemah 0,49 persen, sektor properti turun 0,44 persen, sektor kesehatan merosot 0,25 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,24 persen.
Adapun indeks-indeks bursa Asia bergerak bervariasi, dengan Indonesia LQ45 Index Jakarta turun sebesar 0,96 persen dan Hang Seng Index Hong Kong melemah sebanyak 0,05 persen.
Baca juga: Inilah Profil Iwan Bule, Komisaris Utama Pertamina yang Baru
Sementara itu, indeks Straits Times Index Singapore naik 0,58 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,27 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo flat. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS naik pada Jumat, 27 Februari 2026, dibandingkan… Read More
Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More
Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Poin Penting Kinerja TUGU dan TuguRe tumbuh dengan premi, underwriting, dan laba bersih meningkat signifikan… Read More