Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Merosot ke Level 7.439, Seluruh Sektor Merah

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 4 November 2024, berbalik ditutup melemah ke level 7.439,27 atau merosot 0,88 persen dari dibuka pada level 7.505,25.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 12,91 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 942 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,16 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 456 saham terkoreksi, sebanyak 146 saham menguat dan sebanyak 177 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Intip Sentimen yang Bakal Menopang Pergerakan IHSG Pekan Ini

Lalu seluruh sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 2,23 persen, sektor siklikal merosot 2,22 persen, sektor teknologi melemah 1,51 persen, sektor industrial merosot 1,47 persen, sektor infrastruktur turun 1,37 persen, dan sektor bahan baku melemah 1,07 persen.

Sementara, sektor keuangan merosot 0,97 persen, sektor energi melemah 0,49 persen, sektor properti turun 0,44 persen, sektor kesehatan merosot 0,25 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,24 persen.

Adapun indeks-indeks bursa Asia bergerak bervariasi, dengan Indonesia LQ45 Index Jakarta turun sebesar 0,96 persen dan Hang Seng Index Hong Kong melemah sebanyak 0,05 persen.

Baca juga: Inilah Profil Iwan Bule, Komisaris Utama Pertamina yang Baru

Sementara itu, indeks Straits Times Index Singapore naik 0,58 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,27 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo flat. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

1 hour ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

2 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

2 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

2 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

5 hours ago