Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 2 Juni 2025, ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke level 7.054,18 dari dibuka pada level 7.175,81 atau merosot 1,70 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,21 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 876 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,73 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 450 saham terkoreksi, sebanyak 188 saham menguat dan sebanyak 167 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Juni 2025 Diproyeksi Tembus ke Level 7.300, Ini Katalis Pendorongnya
Selanjutnya, seluruh sektor juga mengalami pelemahan, dengan sektor keuangan merosot 2,71 persen, sektor transportasi turun 1,64 persen, sektor industrial melemah 1,51 persen, sektor teknologi merosot 1,22 persen, sektor infrastruktur turun 1,11 persen, sektor siklikal melemah 1,01 persen.
Lalu sektor properti merosot 0,78 persen, sektor bahan baku turun 0,75 persen, sektor kesehatan melemah 0,65 persen, sektor energi merosot 0,49 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,27 persen.
Baca juga: Awal Juni 2025, IHSG Dibuka Merosot ke Level 7.136
Adapun indeks-indeks bursa Asia turut melemah, dengan Hang Seng Index turun 2,21 persen, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,47 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 1,40 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More