Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (14/3) ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke level 6.542,70 dari dibuka pada level 6.647,41 atau turun 1,58 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 7,70 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 641 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,12 triliun.
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, MAMI Kasih Solusi Begini
Kemudian, tercatat terdapat 380 saham terkoreksi, sebanyak 191 saham menguat dan sebanyak 221 saham tetap tidak berubah.
Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami pelemahan. Ini tercermin dari sektor teknologi yang ambles 12,67 persen, sektor properti turun 1,44 persen, sektor kesehatan melemah 1,03 persen, sektor keuangan merosot 1,02 persen, sektor infrastruktur melemah 0,91 persen, dan sektor siklikal turun 0,87 persen.
Baca juga: Usai RUPS, Harga Saham BBCA Naik 1,68 Persen, Jahja Setiaatmadja Jabat Presiden Komisaris
Kemudian, sektor non-siklikal merosot 0,65 persen, sektor energi melemah 0,45 persen, sektor bahan baku turun 0,34 persen, sektor transportasi merosot 0,29 persen, dan sektor industrial melemah 0,10 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 2,04 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 1,65 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,91 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More
Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More
Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More
Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More
Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More
Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More