Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 19 November 2024, kembali melanjutkan penguatannya ke level 7.203,92 atau naik 0,98 persen dari dibuka pada level 7.134,27.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,71 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 746 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,56 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 210 saham terkoreksi, sebanyak 356 saham menguat dan sebanyak 210 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Sideways, Investor Tunggu Keputusan Suku Bunga BI
Lebih lanjut mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor teknologi melesat 4,85 persen, sektor infrastruktur naik 2,15 persen, sektor properti meningkat 1,86 persen, sektor bahan baku naik 1,15 persen.
Serta sektor siklikal menguat 1,12 persen, sektor energi meningkat 0,77 persen, sektor non-siklikal naik 0,54 persen, dan sektor keuangan menguat 0,29 persen.
Sementara itu, sektor sisanya melemah, dengan sektor kesehatan merosot 0,25 persen, sektor industrial turun 0,23 persen, dan sektor transportasi melemah 0,09 persen.
Baca juga: IHSG Turun 1,73 Persen Pekan Lalu, 5 Saham Ini jadi Pemberatnya
Adapun indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik naik 0,45 persen, Straits Times Index Singapore mengalami peningkatan 0,76 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta naik 0,98 persen.
Sementara itu, indeks Hang Seng Index Hong Kong mengalami pelemahan sebanyak 0,10 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 1,10 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More