Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 3 Desember 2024, melanjutkan penguatannya ke level 7.149,16 atau naik 1,45 persen dari dibuka pada level 7.047,05.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,83 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 659 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,26 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 230 saham terkoreksi, sebanyak 324 saham menguat dan sebanyak 342 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Melesat Hampir 1 Persen ke Level 7.110
Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor teknologi meningkat 2,58 persen, sektor properti naik 1,16 persen, sektor keuangan menguat 1,10 persen, sektor non-siklikal naik 1,00 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,97 persen.
Selanjutnya sektor infrastruktur naik 0,81 persen, sektor energi meningkat 0,75 persen, sektor industrial menguat 0,35 persen, dan sektor siklikal naik 0,21 persen.
Sementara itu, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 0,45 persen dan sektor kesehatan melemah 0,32 persen.
Baca juga: Rupiah Melemah, Diperkirakan Bakal Mendekati Rp16.000 per Dolar AS
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami peningkatan 0,30 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,20 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo naik 2,28 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More