Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 6 Mei 2025, kembali ditutup meningkat ke level 6.894,15 dari dibuka pada level 6.831,95 atau menguat 0,91 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 14,70 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 730 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,15 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 273 saham terkoreksi, sebanyak 313 saham menguat dan sebanyak 213 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka di Zona Hijau ke Level 6.866
Lalu mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 2,54 persen, sektor energi menguat 1,36 persen, sektor siklikal meningkat 1,17 persen, sektor non-siklikal naik 0,89 persen.
Serta sektor infrastruktur menguat 0,57 persen, sektor keuangan naik 0,16 persen, dan sektor industrial flat menghijau.
Sedangkan sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor teknologi merosot 0,61 persen, sektor properti turun 0,35 persen, sektor kesehatan melemah 0,09 persen dan sektor transportasi merosot 0,08 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Katalis Penggeraknya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,04 persen, Hang Seng Index Hong Kong meningkat 0,71 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,98 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More