Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Meningkat 0,84 Persen, Seluruh Sektor Hijau

Poin Penting

  • IHSG naik 0,84% pada akhir sesi I ke level 8.485,31 dengan nilai transaksi mencapai Rp12,25 triliun.
  • Seluruh sektor menghijau, dipimpin sektor siklikal, teknologi, dan infrastruktur.
  • Mayoritas bursa Asia melemah, kecuali Hang Seng yang menguat 1,76%.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 24 November 2025, ditutup kembali menguat ke level 8.485,31 dari posisi 8.414,35 atau naik 0,84 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 24,22 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,45 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,25 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 270 saham terkoreksi, sebanyak 351 saham menguat dan sebanyak 189 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Semringah ke Posisi 8.461

Lalu, seluruh sektor turut bergerak menguat, dengan sektor siklikal naik 2,32 persen, sektor teknologi meningkat 1,88 persen, sektor infrastruktur menguat 1,81 persen, sektor energi naik 1,64 persen, sektor bahan baku meningkat 0,61 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,44 persen.

Selain itu, sektor properti naik 0,32 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,28 persen, sektor industrial menguat 0,19 persen, sektor keuangan naik 0,18 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,03 persen.

Baca juga: Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan: BMRI, BBRI, hingga DSSA

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,11 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo turun 2,40 persen. Sedangkan, Hang Seng Index naik 1,76 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

7 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

8 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

9 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

9 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

9 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

9 hours ago