Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 24 November 2025, ditutup kembali menguat ke level 8.485,31 dari posisi 8.414,35 atau naik 0,84 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 24,22 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,45 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,25 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 270 saham terkoreksi, sebanyak 351 saham menguat dan sebanyak 189 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Semringah ke Posisi 8.461
Lalu, seluruh sektor turut bergerak menguat, dengan sektor siklikal naik 2,32 persen, sektor teknologi meningkat 1,88 persen, sektor infrastruktur menguat 1,81 persen, sektor energi naik 1,64 persen, sektor bahan baku meningkat 0,61 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,44 persen.
Selain itu, sektor properti naik 0,32 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,28 persen, sektor industrial menguat 0,19 persen, sektor keuangan naik 0,18 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,03 persen.
Baca juga: Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan: BMRI, BBRI, hingga DSSA
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,11 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo turun 2,40 persen. Sedangkan, Hang Seng Index naik 1,76 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More