Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Nilai Transaksi Tembus Rp12,37 Triliun

Poin Penting

  • IHSG naik tipis 0,01 persen ke level 8.062,07 pada sesi I, dengan nilai transaksi mencapai Rp12,37 triliun dari 36,29 miliar saham yang diperdagangkan
  • 353 saham menguat, 292 terkoreksi, dan 150 stagnan; sektor teknologi memimpin kenaikan (+4,94 persen), sementara sektor industrial tertekan (-1,08 persen)
  • Bursa Asia mayoritas menguat, Hang Seng +0,87 persen dan Shanghai Composite +0,52 persen, sedangkan Nikkei 225 melemah 0,78 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (1/10) ditutup naik tipis ke level 8.062,07 dari posisi 8.061,06 atau menguat 0,01 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 36,29 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,66 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,37 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 292 saham terkoreksi, sebanyak 353 saham menguat dan sebanyak 150 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Dana Asing Kembali Outflow Rp1,25 Triliun, Saham Bank Ini Terbanyak Dilego
Baca juga: BEI Catat Ada 11 Perusahaan di Pipeline Saham, Ini Sektornya

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga mengalami penguatan. Rinciannya, sektor teknologi naik 4,94 persen, siklikal dan bahan baku meningkat 1,08 persen, kesehatan menguat 0,56 persen, energi naik 0,36 persen, serta properti meningkat 0,08 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan. Ini terlihat dari sektor industrial merosot 1,08 persen, transportasi (-0,91 persen), keuangan (-0,28 persen), non-siklikal (-0,26 persen), dan infrastruktur turun 0,01 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,87 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,52 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,78 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

3 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

3 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

3 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

3 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

3 hours ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

4 hours ago