Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Kembali Sentuh Level 8.000

Poin Penting

  • IHSG sesi I (9/2) ditutup naik 0,98 persen ke level 8.012,81 dari pembukaan 7.935,26.
  • Sebanyak 23,35 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 1,41 juta kali dan nilai transaksi Rp9,59 triliun. Tercatat 423 saham naik, 244 turun, dan 152 stagnan.
  • Kenaikan dipimpin sektor bahan baku (+3,83%) dan siklikal (+3,41%). Bursa Asia juga menguat, dengan Nikkei naik 4,12 persen dan Shanghai menguat 1,17 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (9/2) ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 8.012,81 atau meningkat 0,98 persen dari dibuka pada posisi 7.935,26.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 23,35 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,41 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,59 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 244 saham terkoreksi, sebanyak 423 saham menguat dan sebanyak 152 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini

Lalu, seluruh sektor juga terpantau menguat dipimpin oleh sektor bahan baku yang naik 3,83 persen, sektor siklikal meningkat 3,41 persen. Selanjutnya, sektor energi menguat 2,56 persen, dan sektor non-siklikal naik 1,36 persen.

Sektor infrastruktur juga meningkat 0,98 persen, sektor industrial menguat 0,79 persen, sektor properti naik 0,46 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,09 persen.

Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Sektor Melemah

Sementara itu, sektor sisanya masih melemah. Contohnya sektor keuangan terkoreksi 0,57 persen, sektor kesehatan turun 0,22 persen, dan sektor teknologi melemah 0,12 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 1,17 persen, Nikkei 225 Index Tokyo naik 4,12 persen, dan Hang Seng Index menguat 1,37 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Catat Denda Pasar Modal Rp542,49 Miliar sejak 2022, Ini Rinciannya

Poin Penting OJK menjatuhkan sanksi denda pasar modal Rp542,49 miliar kepada 3.418 pihak sepanjang 2022… Read More

5 mins ago

Sah! Thomas Djiwandono Resmi Jabat Deputi Gubernur BI Periode 2026-2031

Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik MA sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031, menggantikan Juda… Read More

16 mins ago

Lewat Industropolis Festival, KEK Batang Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Poin Penting Industropolis Festival 2026 digelar sebagai upaya KEK Industropolis Batang memperkuat posisi kawasan industri… Read More

45 mins ago

Bank Jateng Gandeng 40 Pengembang Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo

Poin Penting Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Jateng menggandeng 40 pengembang untuk memperluas akses… Read More

1 hour ago

BEI Kembali Bernegosiasi dengan MSCI pada Rabu (11/2), Ini Poin yang Bahas!

Poin Penting BEI bersama SRO dan OJK akan kembali bertemu MSCI pada 11 Februari 2026… Read More

2 hours ago

Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Naik Jadi 127,0

Poin Penting IKK Januari 2026 naik ke 127,0 (dari 123,5), mencerminkan keyakinan konsumen yang tetap… Read More

3 hours ago