Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Menguat ke Posisi 8.146

Poin Penting

  • HSG sesi I (29/9) ditutup menguat 0,59 persen ke level 8.146,95 dengan nilai transaksi Rp12,94 triliun
  • Mayoritas sektor menguat, dipimpin bahan baku (+4,78 persen), properti (+2,55 persen), dan industri (+1,78 persen), sementara teknologi melemah (-0,99 persen)
  • Bursa Asia mayoritas hijau, Hang Seng 1,77 persen dan Shanghai 0,53 persen, sedangkan Nikkei terkoreksi 0,89 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (29/9) ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 8.146,95 dari posisi 8.099,33 atau naik sebanyak 0,59 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 27,77 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,61 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,94 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 281 saham terkoreksi, sebanyak 373 saham menguat dan sebanyak 142 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Simak! BNI Sekuritas Beberkan Strategi Investasi Saat Pasar Saham Tertekan

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga mengalami penguatan. Rinciannya, sektor bahan baku naik 4,78 persen, properti meningkat 2,55 persen, industrial menguat 1,78 persen, dan infrastruktur naik 1,68 persen.

Selanjutnya, sektor siklikal meningkat 1,04 persen, kesehatan menguat 0,74 persen, keuangan naik 0,43 persen, dan transportasi meningkat 0,18 persen.

Baca juga: Indeks INFOBANK15 Naik Tipis, Saham Bank Bergerak Campuran

Sedangkan sektor lainnya mengalami pelemahan. Ini tercermin dari sektor teknologi turun 0,99 persen, non-siklikal (-0,14 persen), dan senergi melemah (-0,02 persen).

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,53 persen dan Hang Seng Index meningkat 1,77 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,89 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bukopin Finance Sabet Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, Bukti Brand Makin Solid

Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More

24 mins ago

Harga Plastik Melonjak Dampak Perang Iran, Apa Langkah Pemerintah?

Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More

47 mins ago

Outstanding Pindar Tembus Rp100,69 Triliun, Tumbuh 25,75 Persen per Februari 2026

Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More

1 hour ago

Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More

1 hour ago

OJK Dorong Lembaga Jasa Keuangan Lakukan Asesmen Dampak Konflik AS-Iran

Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More

2 hours ago

Transaksi Kripto per Februari 2026 Tembus Rp24,33 Triliun

Poin Penting Transaksi kripto Februari 2026 turun menjadi Rp24,33 triliun dari Januari Rp29,28 triliun, seiring… Read More

2 hours ago