Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (14/8) kembali melanjutkan penguatannya ke level 7.403,93 atau naik sebesar 0,64 persen dari dibuka pada level 7.356,63.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 10,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 610 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,81 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 229 saham terkoreksi, sebanyak 315 saham menguat dan sebanyak 236 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Usai Teken Perjanjian Antar Pemegang Saham, KPEI Perluas Perannya di Pasar Keuangan
Lalu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor siklikal naik 3,51 persen, sektor bahan baku meningkat 0,66 persen, sektor keuangan menguat 0,60 persen, sektor transportasi meningkat 0,52 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,48 persen.
Serta, sektor energi menguat 0,36 persen, sektor kesehatan meningkat 0,31 persen, sektor teknologi naik 0,24 persen, sektor properti menguat 0,22 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,07 persen.
Sementara hanya sektor industrial yang mengalami pelemahan 0,06 persen, ditopang oleh menurunnya saham PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) sebanyak 4,35 persen.
Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan 9 Saham Ini di Tengah Volatilitas Tinggi, Apa Saja?
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas meningkat, terlihat dari Indonesia LQ45 Index Jakarta naik 0,65 persen, Straits Times Index Singapore naik 0,35 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo yang meningkat 0,58 persen.
Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,53 persen dan Hang Seng Index Hong Kong turun 0,49 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More