Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,26 Persen ke Level 8.132, Transaksi Tembus Rp11,9 Triliun

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup menguat 1,26 persen ke level 8.132,75 pada perdagangan Selasa (10/2).
  • Nilai transaksi mencapai Rp11,92 triliun dengan 572 saham menguat dan seluruh sektor berada di zona hijau.
  • Penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia, dipimpin lonjakan Nikkei 225 sebesar 2,31 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (10/2), ditutup melanjutkan penguatan ke level 8.132,75 atau naik 1,26 persen dari pembukaan di level 8.031,87.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,93 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,52 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp11,92 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 126 saham terkoreksi, sebanyak 572 saham menguat dan sebanyak 118 saham bergerak stagnan.

Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,07 Persen ke Posisi 8.026
Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Ini Katalis Penggeraknya
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Kembali Sentuh Level 8.000

Lalu, seluruh sektor juga terpantau menguat, dipimpin oleh sektor industrial yang naik 3,03 persen, sektor energi meningkat 2,24 persen, sektor siklikal menguat 2,10 persen, sektor properti naik 2,07 persen, sektor bahan baku meningkat 2,02 persen, dan sektor infrastruktur menguat 1,66 persen.

Selanjutnya, sektor keuangan naik 1,47 persen, sektor teknologi meningkat 1,19 persen, sektor transportasi menguat 1,16 persen, sektor non-siklikal naik 0,86 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,23 persen. 

Bursa Asia Mayoritas Menguat

Pergerakan positif IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia. Indeks Nikkei 225 Tokyo melonjak 2,31 persen, sementara Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,54 persen. Adapun Shanghai Composite Index tercatat melemah tipis 0,02 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

13 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

13 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

14 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

14 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

16 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

16 hours ago