Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,06 Persen ke Posisi 6.226

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 25 Maret 2025, ditutup menguat ke level 6.226,23 dari dibuka pada level 6.161,21 atau naik 1,06 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 7,26 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 503 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,36 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 265 saham terkoreksi, sebanyak 307 saham menguat dan sebanyak 210 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Mandiri Sekuritas Optimistis IHSG Positif usai Lebaran, Ini Alasannya

Lebih lanjut, hampir seluruh sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan naik 2,05 persen, sektor keuangan meningkat 1,75 persen, sektor teknologi menguat 0,76 persen, sektor bahan baku naik 0,72 persen, sektor siklikal meningkat 0,70 persen.

Selain itu, sektor energi naik 0,68 persen, sektor non-siklikal menguat 0,55 persen, sektor transportasi meningkat 0,51 persen, sektor infrastruktur naik 0,50 persen, dan sektor properti menguat 0,43 persen. 

Sementara itu, hanya sektor industrial yang merosot 0,20 persen didukung oleh saham PT Astra International Tbk (ASII) yang turun 1,07 persen.

Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,78 Persen ke Level 6.209

Adapun indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index Hong Kong turun 1,97 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,05 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,54 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

7 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

7 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

7 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

8 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

8 hours ago