Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (2/12) kembali ditutup menguat 0,65 persen dari posisi 8.548,78 ke level 8.604,59.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 24,40 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,60 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,04 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 247 saham terkoreksi, 377 saham menguat, dan 181 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BEI Catat 5 Saham Ini Jadi Pendorong Penguatan IHSG Sepekan
Secara teknikal, terdapat pembentukan histogram positif pada MACD diiringi dengan Stochastic RSI yang berpotensi membentuk golden cross di pivot area.
“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.980-8.620 pada perdagangan Sesi II Selasa (2/12),” tulis Manajemen Phintraco Sekuritas di Jakarta, 2 Desember 2025.
Lebih lanjut, tiga sektor yang masuk ke dalam top gainers, antara lain sektor industrial menguat 3,02 persen, sektor siklikal naik 2,02 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 1,42 persen.
Baca juga: Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham di Bank Neo Commerce Jadi 7,76 Persen
Sementara itu, dua sektor yang masuk ke dalam top losers adalah sektor kesehatan yang merosot 1,04 persen dan sektor teknologi (-0,50 persen).
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai (-0,45 persen), Hang Seng Index (-0,05 persen), dan Nikkei 225 Index Tokyo (-0,08 persen). (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More