Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,42 Persen, Bertahan di Zona Hijau pada Level 8.693

Poin Penting

  • IHSG menguat 0,42 persen di sesi I dan ditutup pada level 8.693,71 dengan nilai transaksi mencapai Rp19,21 triliun.
  • Sektor infrastruktur memimpin penguatan sebesar 4,95 persen, diikuti sektor energi dan bahan baku.
  • Bursa Asia mayoritas melemah, namun IHSG tetap bertahan di zona hijau meski sejumlah sektor seperti keuangan dan transportasi terkoreksi.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu, 10 Desember 2025, ditutup bertahan di zona hijau ke level 8.693,71 dari posisi 8.657,17 atau naik 0,42 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 42,57 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,13 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp19,21 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 402 saham terkoreksi, sebanyak 266 saham menguat dan sebanyak 132 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,26 Persen ke Level 8.710

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga ditutup menguat, antara lain, sektor infrastruktur meningkat 4,95 persen, sektor energi naik 2,03 persen, sektor bahan baku menguat 1,42 persen, sektor siklikal meningkat 0,96 persen, sektor teknologi menguat 0,48 persen, dan sektor industrial naik 0,23 persen.

Sementara itu, sektor lainnya mengalami pelemahan, yakni sektor transportasi turun 1,24 persen, sektor keuangan merosot 0,65 persen, sektor properti melemah 0,43 persen, sektor kesehatan turun 0,34 persen, dan sektor non-siklikal merosot 0,09 persen.

Baca juga: IHSG Hari Ini Rawan Terkoreksi, Berikut Sentimen Pemicunya

Adapun indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,31 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,50 persen, dan Hang Seng Index melemah 0,20 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

16 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

17 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

17 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

1 day ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

2 days ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

2 days ago