Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu, 13 November 2025, ditutup bertahan di level 8.405,96 dari posisi 8.388,56 atau menguat 0,21 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 29,08 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,54 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,37 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 255 saham terkoreksi, sebanyak 362 saham menguat dan sebanyak 193 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: 278 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Posisi 8.406
Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga bergerak menguat, dengan sektor properti naik 2,33 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,45 persen, sektor energi menguat 1,11 persen, dan sektor kesehatan naik 0,82 persen.
Sementara sektor lainnya, yakni sektor bahan baku meningkat 0,80 persen, sektor siklikal menguat 0,36 persen, dan sektor keuangan naik 0,16 persen.
Sedangkan, sektor sisanya melemah, tecermin dari sektor industrial turun 0,89 persen, sektor teknologi merosot 0,33 persen, sektor transportasi melemah 0,17 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,08 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Saham BBCA, ISAT hingga JSMR Jadi Rekomendasi Analis
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,27 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,57 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,29 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More