Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat, 2 Mei 2025, kembali ditutup menghijau ke level 6.789,49 dari dibuka pada level 6.766,79 atau mengalami penguatan 0,34 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 11,80 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 688 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,09 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 309 saham terkoreksi, sebanyak 298 saham menguat dan sebanyak 193 saham tetap tidak berubah.
Lalu, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor properti naik 1,31 persen, sektor infrastruktur dan sektor bahan baku menguat 1,04 persen, sektor kesehatan meningkat 0,51 persen, sektor energi naik 0,22 persen.
Serta, sektor teknologi menguat 0,10 persen, sektor keuangan meningkat 0,04 persen, dan sektor transportasi naik 0,02 persen.
Sedangkan, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor non-siklikal turun 1,17 persen, sektor industrial merosot 0,45 persen, dan sektor siklikal melemah 0,29 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,20 persen dan Hang Seng Index Hong Kong meningkat 1,67 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,23 persen. (*)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More