Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Melesat 3,35 Persen, Ini Pendorongnya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 26 Maret 2025, ditutup melesat ke level 6.444,79 setelah dibuka di level 6.235,61 atau menguat 3,35 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 19,35 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 669 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp27,14 triliun.

Kemudian tercatat terdapat 134 saham terkoreksi, sebanyak 490 saham menguat dan sebanyak 164 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Kembali Bergairah, Dibuka Menguat 1,61 Persen ke Level 6.335

Phintraco Sekuritas menyebut penguatan IHSG itu ditopang oleh saham-saham bank berkapitalisasi jumbo yang telah mengumumkan pembagian dividen tahun buku 2024, yakni BBRI sebesar Rp51,74 triliun, BMRI Rp43,51 triliun, dan BBNI Rp13,95 triliun.

“Indikator modern seperti Stochastic RSI menunjukkan pergerakan yang meningkat dari area oversold menuju pivot, dikonfirmasi oleh terbentuknya histogram positif pada MACD. Dengan kondisi ini, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang 6.425-6.475 pada sesi kedua perdagangan Rabu (26/3),” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 26 Maret 2025.

Lebih lanjut, seluruh sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 4,03 persen, sektor keuangan meningkat 2,96 persen, sektor transportasi menguat 2,82 persen, sektor infrastruktur naik 2,71 persen, dan sektor energi menguat 2,62 persen.

Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Simak 4 Rekomendasi Saham Ini

Selain itu, sektor siklikal meningkat 2,22 persen, sektor non-siklikal dan sektor properti menguat 2,14 persen, lalu sektor industrial naik 2,11 persen, sektor teknologi menguat 1,65 persen, sektor kesehatan meningkat 0,70 persen.

Adapun indeks-indeks bursa Asia juga kompak hijau, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 0,22 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,05 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,17 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

2 mins ago

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Naik Hampir 1 Persen ke Posisi 9.032

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More

3 hours ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

4 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

4 hours ago