Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.
  • Sektor transportasi turun paling tajam (-2,60%), diikuti sektor siklikal, bahan baku, dan infrastruktur.
  • Shanghai Composite turun 0,08%, Hang Seng -0,55%, sedangkan Nikkei 225 naik tipis 0,10%.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Kamis (26/2) ditutup berbalik turun ke level 8.255,18 atau melemah 0,81 persen dari posisi pembukaan 8.322,22.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,32 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,74 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,87 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 450 saham terkoreksi, 202 menguat dan 163 tidak bergerak.

Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Lalu, seluruh sektor juga terpantau melemah, dengan sektor transportasi merosot 2,60 persen, sektor siklikal turun 1,99 persen, sektor bahan baku melemah 1,77 persen, sektor infrastruktur merosot 1,68 persen, sektor kesehatan turun 1,45 persen, dan sektor energi melemah 1,22 persen.

Selanjutnya, sektor non-siklikal merosot 1,03 persen, sektor properti turun 0,91 persen, sektor teknologi melemah 0,48 persen, sektor keuangan merosot 0,34 persen, dan sektor industrial turun 0,09 persen.

Baca juga: IHSG Sesi I Masih Mampu Ditutup Hijau pada Level 8.330, Naik 0,60 Persen

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas juga melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,08 persen dan Hang Seng Index merosot 0,55 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,10 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania, Ini Rinciannya

Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More

28 mins ago

Belum Ada Putusan Tunda Impor Pikap India, Agrinas Tunggu Arahan Pemerintah

Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More

41 mins ago

OJK: Perpanjangan Penempatan Dana Rp200 T Pacu Kredit Tumbuh hingga 12 Persen

Poin Penting Pemerintah memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di Himbara hingga September 2026, sebelumnya… Read More

54 mins ago

Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More

1 hour ago

Ekonom Bank Mandiri Nilai Perpanjangan Dana SAL Redakan Tensi “Perang” Likuiditas

Poin Penting Perpanjangan dana SAL di Himbara hingga September 2026 meredakan tensi likuiditas antarbank Perbankan… Read More

1 hour ago

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

2 hours ago