Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (31/7) masih ditutup pada zona merah ke level 7.520,99 dari posisi 7.549,88 atau melemah 0,38 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 20,77 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,15 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,90 triliun.
Baca juga: Dana Asing Kabur Rp1,02 Triliun, Saham BBCA dan BMRI Paling Banyak Dilego
Kemudian, tercatat terdapat 362 saham terkoreksi, sebanyak 242 saham menguat dan sebanyak 194 saham tetap tidak berubah.
Lalu, mayoritas sektor juga mengalami pelemahan. Ini tercermin dengan sektor infrastruktur merosot 1,59 persen, sektor bahan baku turun 1,35 persen, sektor transportasi melemah 1,21 persen, dan sektor keuangan merosot 0,89 persen.
Kemudian, sektor properti turun 0,39 persen, sektor industrial melemah 0,18 persen, sektor kesehatan dan sektor teknologi merosot 0,13 persen, lalu sektor energi turun 0,06 persen.
Baca juga: Saham Bank Menarik untuk Investasi Jangka Panjang, Begini Prospeknya
Sementara sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor siklikal naik 0,85 persen dan sektor non-siklikal meningkat 0,55 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index turun 1,32 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,73 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 1,08 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More