Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Rabu (14/1) ditutup menguat 0,89 persen ke level 9.028,21 dari posisi pembukaan 8.948,30. IHSG juga kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 9.038,80.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 39,24 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,95 juta kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp16,51 triliun.
Baca juga: IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya
Kemudian, tercatat terdapat 219 saham terkoreksi, sebanyak 445 saham menguat dan sebanyak 142 saham stagnan.
Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan seluruh sektor saham. Sektor infrastruktur memimpin dengan kenaikan 2,64 persen, disusul sektor siklikal yang naik 2,37 persen dan sektor industrial menguat 2,08 persen.
Sektor energi tercatat naik 1,61 persen, sektor bahan baku meningkat 1,43 persen, serta sektor teknologi menguat 1,07 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat, Tembus ke Level 9.018
Sementara itu, sektor kesehatan naik 0,61 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,51 persen, sektor transportasi menguat 0,44 persen, sektor properti naik 0,42 persen, dan sektor keuangan bertambah 0,31 persen.
Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks bursa Asia juga ditutup menguat. Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 1,50 persen, Hang Seng Index Hong Kong menguat 1,10 persen, dan Shanghai Composite Index naik 0,24 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More
Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membagikan dividen interim Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham kepada pemegang… Read More