Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat pada Level 9.099

Poin Penting

  • IHSG menguat tipis pada sesi I perdagangan 19 Januari, naik 0,27 persen ke level 9.099,69 dengan nilai transaksi Rp16,80 triliun.
  • Pergerakan saham cenderung berimbang, sebanyak 350 saham menguat, 337 saham melemah, dan 116 saham stagnan.
  • Mayoritas sektor menguat, dipimpin sektor siklikal dan infrastruktur, meski tekanan datang dari sektor bahan baku, kesehatan, dan transportasi seiring pelemahan bursa Asia.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (19/1) ditutup kembali menguat ke level 9.099,69 atau naik 0,27 persen dari dibuka pada posisi 9.098,70.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini sebanyak 37,44 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,52 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,80 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 337 saham terkoreksi, 350 saham menguat dan 116 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Gozco Capital Borong Saham BBYB Hampir Rp100 Miliar, Kepemilikan Jadi 9,31 Persen
Baca juga: Fundamental Makin Menarik, Harga Saham BBTN Terus Nanjak

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga menguat, antara lain, sektor siklikal meningkat 1,12 persen, sektor infrastruktur naik 0,48 persen, sektor non-siklikal menguat 0,36 persen, sektor properti meningkat 0,32 persen, sektor energi naik 0,20 persen, dan sektor keuangan menguat 0,08 persen.

Sementara itu, sektor sisanya melemah. Ini tercemin dari sektor bahan baku dan sektor kesehatan yang merosot 1,09 persen, sektor transportasi -0,81 persen, sektor teknologi -0,46 persen, serta sektor industrial -0,22 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,75 persen dan Hang Seng Index merosot 1,07 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,07 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

13 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

13 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

13 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

13 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

14 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

15 hours ago