Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (19/1) ditutup kembali menguat ke level 9.099,69 atau naik 0,27 persen dari dibuka pada posisi 9.098,70.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini sebanyak 37,44 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,52 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,80 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 337 saham terkoreksi, 350 saham menguat dan 116 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Gozco Capital Borong Saham BBYB Hampir Rp100 Miliar, Kepemilikan Jadi 9,31 Persen
Baca juga: Fundamental Makin Menarik, Harga Saham BBTN Terus Nanjak
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga menguat, antara lain, sektor siklikal meningkat 1,12 persen, sektor infrastruktur naik 0,48 persen, sektor non-siklikal menguat 0,36 persen, sektor properti meningkat 0,32 persen, sektor energi naik 0,20 persen, dan sektor keuangan menguat 0,08 persen.
Sementara itu, sektor sisanya melemah. Ini tercemin dari sektor bahan baku dan sektor kesehatan yang merosot 1,09 persen, sektor transportasi -0,81 persen, sektor teknologi -0,46 persen, serta sektor industrial -0,22 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,75 persen dan Hang Seng Index merosot 1,07 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,07 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Libur Program MBG selama Idul Fitri memberi efisiensi anggaran negara. Distribusi terakhir MBG… Read More
Poin Penting Pemerintah dan dunia usaha menyiapkan langkah antisipasi terkait isu dumping dan tenaga kerja… Read More
Poin Penting BGN menindak pelanggaran SOP program MBG, mayoritas berupa penghentian sementara operasional. Mulai dari… Read More
Poin Penting Bank Muamalat dan BMM memberikan santunan untuk 2.026 anak yatim, perlengkapan salat, dan… Read More
Poin Penting Prabowo menekankan pesan persatuan dan saling memaafkan pada Idul Fitri 1447 Hijriah. Presiden… Read More
Poin Penting Kapolri memprediksi puncak arus balik Idul Fitri dimulai 24 Maret 2026. Polri–TNI dan… Read More