Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat ke Posisi 8.724

Poin Penting

  • IHSG sesi I menguat 0,90% ke level 8.724,90 dengan nilai transaksi mencapai Rp11,86 triliun.
  • Mayoritas saham dan sektor menguat, dipimpin sektor transportasi yang naik 5,01%.
  • Bursa Asia cenderung positif, dengan Hang Seng melonjak 2,16%, meski Nikkei turun 0,37%.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (2/1) ditutup melanjutkan penguatan ke level 8.724,90 atau naik 0,90 persen dibandingkan posisi sebelumnya di 8.646,93.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 25,83 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,80 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,86 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 219 saham terkoreksi, sebanyak 461 saham menguat dan sebanyak 129 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Menghijau di Perdagangan Perdana 2026, Naik 0,49 Persen

Selanjutnya, hampir seluruh sektor juga mampu ditutup menguat, antara lain, sektor transportasi meningkat 5,01 persen, sektor siklikal naik 3,14 persen, sektor energi menguat 2,60 persen, sektor bahan baku meningkat 2,33 persen, dan sektor teknologi naik 2,31 persen.

Selanjutnya, sektor industrial menguat 1,87 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,00 persen, sektor non-siklikal naik 0,99 persen, dan sektor properti menguat 0,54 persen. 

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, yakni sektor kesehatan merosot 0,98 persen dan sektor keuangan turun 0,85 persen.

Baca juga: IHSG Awali 2026 dengan Peluang Menguat, Ini Sentimen Pendukungnya

Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,09 persen dan Hang Seng Index naik 2,16 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,37 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Fitch Rating Pangkas Outlook RI jadi Negatif, Begini Respons Kemenkeu

Poin Penting Fitch Ratings menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun peringkat Sovereign… Read More

39 mins ago

Rayakan Ramadhan Bank Sampoerna dan KSP Sahabat Mitra Sejati Berbagi Kasih

Bank Sampoerna menggandeng KSP Sahabat Mitra Sejati untuk menyerahkan donasi senilai Rp 35.000.000,- kepada siswa-siswa… Read More

1 hour ago

LPS Lantik Pejabat Baru, Antisipasi Percepatan Program Penjaminan Polis

Poin Penting LPS melantik pejabat baru di level Direktur Eksekutif, Direktur Group, Kepala Divisi, dan… Read More

2 hours ago

Allianz Syariah Luncurkan Produk Perlindungan Penyakit Kritis, Ini Keuntungannya

Poin Penting PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia meluncurkan AlliSya CI Hasanah, proteksi penyakit kritis… Read More

2 hours ago

40 Ribu Nasabah Jago Syariah Rencanakan Ibadah ke Tanah Suci Lewat Kantong Haji-Umrah

Poin Penting Lebih dari 40 ribu nasabah Bank Jago (UUS) gunakan Kantong Haji dan Umrah;… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (5/3): Antam Naik, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian anjlok Rp71.000 menjadi Rp3.075.000 per gram, dari sebelumnya… Read More

3 hours ago