Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (2/1) ditutup melanjutkan penguatan ke level 8.724,90 atau naik 0,90 persen dibandingkan posisi sebelumnya di 8.646,93.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 25,83 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,80 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,86 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 219 saham terkoreksi, sebanyak 461 saham menguat dan sebanyak 129 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Menghijau di Perdagangan Perdana 2026, Naik 0,49 Persen
Selanjutnya, hampir seluruh sektor juga mampu ditutup menguat, antara lain, sektor transportasi meningkat 5,01 persen, sektor siklikal naik 3,14 persen, sektor energi menguat 2,60 persen, sektor bahan baku meningkat 2,33 persen, dan sektor teknologi naik 2,31 persen.
Selanjutnya, sektor industrial menguat 1,87 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,00 persen, sektor non-siklikal naik 0,99 persen, dan sektor properti menguat 0,54 persen.
Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, yakni sektor kesehatan merosot 0,98 persen dan sektor keuangan turun 0,85 persen.
Baca juga: IHSG Awali 2026 dengan Peluang Menguat, Ini Sentimen Pendukungnya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,09 persen dan Hang Seng Index naik 2,16 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,37 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT Tahunan mencapai 8,8 juta hingga 24 Maret 2026, dengan aktivasi Coretax… Read More
Poin Penting Pemerintah menambah penempatan dana Rp100 triliun ke perbankan (Himbara dan Bank Jakarta) untuk… Read More
Poin Penting Merdeka Gold Resources mengajukan IPO di Hong Kong untuk memperluas akses pasar modal… Read More
Poin Penting Pemerintah Filipina menetapkan darurat energi nasional akibat lonjakan harga dan ancaman gangguan pasokan… Read More
Poin Penting Pelemahan rupiah menambah tantangan bagi perbankan di tengah ketidakpastian global. Penguatan likuiditas dan… Read More