Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 4 Juni 2025, ditutup lanjut menguat ke level 7.077,58 setelah dibuka di level 7.044,82 atau naik 0,47 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,66 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 814 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,02 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 268 saham terkoreksi, sebanyak 337 saham menguat dan sebanyak 196 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Semringah, Menguat 0,47 Persen ke Level 7.077
Selanjutnya, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 3,47 persen, sektor siklikal meningkat 1,24 persen, sektor teknologi menguat 1,08 persen, sektor non-siklikal naik 0,73 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,45 persen.
Sementara itu, sektor properti menguat 0,27 persen, sektor energi naik 0,23 persen, sektor infrastruktur meningkat 0,15 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,01 persen.
Sedangkan sisanya mengalami penurunan, terlihat dari sektor industrial melemah 0,42 persen dan sektor keuangan turun 0,25 persen.
Baca juga: IHSG Berpontesi Melemah Lagi, Ini Pemicunya
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,68 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,37 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,81 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,77% ke level 8.335,84 pada awal perdagangan Senin (23/2/2026), dengan… Read More
Poin Penting IHSG pada perdagangan 23 Februari 2026 diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat dengan support… Read More
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More