Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat 1,20 Persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 31 Januari 2025, ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.158,12 atau naik 1,20 persen dari dibuka pada level 7.073,47.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 8,05 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 633 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,40 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 238 saham terkoreksi, sebanyak 315 saham menguat dan sebanyak 233 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Rebound Menguat 0,59 Persen ke Level 7.115

Selanjutnya, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor non-siklikal naik 1,19 persen, sektor keuangan meningkat 1,08 persen, sektor bahan baku naik 0,97 persen, sektor energi dan sektor teknologi menguat 0,52 persen.

Serta, sektor properti naik 0,40 persen, sektor transportasi meningkat 0,27 persen, sektor industrial menguat 0,06 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,04 persen.

Sementara, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor siklikal merosot 0,12 persen dan sektor kesehatan turun 0,04 persen.

Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Ini Sentimen Pendorongnya

Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,34 persen dan Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,14 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,06 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

55 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago