Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa EFek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis, 2 Januari 2025, ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.131,34 atau naik 0,73 persen dari dibuka pada level 7.079,90.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 11,16 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 678 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,59 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 275 saham terkoreksi, sebanyak 307 saham menguat dan sebanyak 207 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Perdagangan Perdana 2025, IHSG Langsung Ngegas ke Level 7.103
Lalu mayoritas sektor turut menguat, dengan sektor teknologi naik 1,39 persen, sektor bahan baku meningkat 1,20 persen, sektor energi naik 1,15 persen, sektor properti menguat 0,87 persen, sektor keuangan meningkat 0,68 persen, dan sektor transportasi naik 0,07 persen.
Sementara, sektor lainnya melemah, tecermin oleh sektor non-siklikal turun 1,68 persen, sektor industrial merosot 1,55 persen, sektor siklikal turun 1,35 persen, sektor infrastruktur melemah 1,10 persen, dan sektor kesehatan merosot 0,82 persen.
Baca juga: IHPB Alami Inflasi 0,39 Persen pada Desember 2024, Sektor Ini Paling Tinggi
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami penurunan 1,80 persen, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,33 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,96 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More