Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Jumat, 12 Desember 2025, kembali ditutup menguat ke level 8.659,11 dari posisi 8.620,48 atau naik 0,45 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 31,28 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,77 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,26 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 339 saham terkoreksi, sebanyak 313 saham menguat dan sebanyak 144 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Katalis Pemicunya
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga ditutup menguat, antara lain, sektor bahan baku naik 4,34 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,66 persen, sektor properti menguat 1,07 persen, sektor energi naik 1,04 persen, sektor transportasi meningkat 0,39 persen, sektor kesehatan menguat 0,38 persen, sektor non-siklikal naik 0,37 persen, dan sektor industrial meningkat 0,19 persen.
Sementara itu, sektor lainnya mengalami pelemahan, yakni sektor teknologi turun 0,90 persen, sektor siklikal merosot 0,81 persen, dan sektor keuangan melemah 0,34 persen.
Baca juga: 500 Saham Terkoreksi, IHSG Ditutup Loyo ke Level 8.620
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,02 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,13 persen, dan Hang Seng Index menguat 1,54 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan pembangunan Kopdes Merah Putih hanya di lahan bebas… Read More
Poin Penting Bukti potong PPh 21 pensiun kini dapat diunduh secara daring melalui layanan TOOS… Read More
Poin Penting Hasan Fawzi mengucapkan sumpah jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus Kepala Eksekutif… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung RI melantik tujuh Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031 di Jakarta pada… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT Tahunan mencapai 8,8 juta hingga 24 Maret 2026, dengan aktivasi Coretax… Read More