Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (2/3) ditutup bertahan pada zona merah ke level 8.103,71 atau anjlok 1,69 persen dari dibuka pada posisi 8.235,48.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 33,27 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,18 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,61 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 645 saham terkoreksi, 110 saham menguat, dan 62 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Saham-saham Ini Berpotensi Cuan di Tengah Memanasnya Perang Iran-AS
Lalu, hampir seluruh sektor juga terpantau melemah, dengan sektor siklikal -5,12 persen, sektor infrastruktur -2,92 persen, sektor properti -2,63 persen, sektor transportasi -2,35 persen, dan sektor keuangan -2,34 persen.
Selanjutnya, ada sektor teknologi yang turun 2,30 persen, sektor non-siklikal -1,92 persen, sektor kesehatan -1,60 persen, sektor industrial -0,70 persen, dan sektor bahan baku -0,15 persen.
Baca juga: Daftar Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada DSSA, BRMS hingga AMMN
Terpantau, hanya sektor energi yang masih mampu ditutup naik 1,60 persen, dengan harga saham PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menguat 2,99 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index turun 1,58 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 1,38 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai flat menguat. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Sequis Life menghadirkan pusat layanan terpadu Sequis Center Medan yang menggabungkan layanan nasabah… Read More
Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More