Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah, Anjlok 1,69 Persen ke 8.103

Poin Penting

  • IHSG sesi I turun 1,69 persen ke 8.103,71; 645 saham melemah. Nilai transaksi Rp16,61 triliun.
  • Mayoritas sektor terkoreksi, terdalam siklikal (-5,12 persen), infrastruktur (-2,92 persen), dan keuangan (-2,34 persen).
  • Energi naik 1,60 persen, ditopang PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) +2,99 persen; bursa Asia seperti Hang Seng Index dan Nikkei 225 ikut melemah.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (2/3) ditutup bertahan pada zona merah ke level 8.103,71 atau anjlok 1,69 persen dari dibuka pada posisi 8.235,48.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 33,27 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,18 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,61 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 645 saham terkoreksi, 110 saham menguat, dan 62 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Saham-saham Ini Berpotensi Cuan di Tengah Memanasnya Perang Iran-AS

Mayoritas Sektor Melemah

Lalu, hampir seluruh sektor juga terpantau melemah, dengan sektor siklikal -5,12 persen, sektor infrastruktur -2,92 persen, sektor properti -2,63 persen, sektor transportasi -2,35 persen, dan sektor keuangan -2,34 persen.

Selanjutnya, ada sektor teknologi yang turun 2,30 persen, sektor non-siklikal -1,92 persen, sektor kesehatan -1,60 persen, sektor industrial -0,70 persen, dan sektor bahan baku -0,15 persen.

Baca juga: Daftar Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada DSSA, BRMS hingga AMMN

Terpantau, hanya sektor energi yang masih mampu ditutup naik 1,60 persen, dengan harga saham PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menguat 2,99 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index turun 1,58 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 1,38 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai flat menguat. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

6 hours ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

6 hours ago

Strategi Paramount Land Genjot Penjualan Properti di Momen Lebaran 2026

Jakarta - Momentum Lebaran 2026 dimanfaatkan Paramount Land untuk mengakselerasi penjualan properti melalui kombinasi strategi… Read More

6 hours ago

Sambut Idulfitri, Tugu Insurance Gelar Aksi Kebaikan

Poin Penting Tugu Insurance menyalurkan 1.000 paket sembako dan santunan kepada anak yatim serta keluarga… Read More

6 hours ago

OJK Cabut Izin Usaha Pengelola Aset Kripto Tennet Depository

Poin Penting OJK cabut izin PT Tennet Depository Indonesia sebagai pengelola penyimpanan aset keuangan digital… Read More

8 hours ago

Pemerintah Berlakukan WFH usai Lebaran, Ini Skema dan Alasannya

Poin Penting Pemerintah menerapkan WFH sehari dalam sepekan bagi ASN dan mengimbau sektor swasta untuk… Read More

22 hours ago