Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1,66 Persen ke Level 7.638

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 9 September 2025, kembali ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke level 7.638,25 dari posisi 7.766,84 atau turun 1,66 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 23,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,57 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp15,07 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 510 saham terkoreksi, sebanyak 193 saham menguat dan sebanyak 100 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Merah usai Reshuffle Menteri

Selanjutnya, hampir seluruh sektor juga mengalami pelemahan. Sektor infrastruktur turun 2,21 persen, sektor keuangan merosot 1,77 persen, sektor energi melemah 1,48 persen, sektor teknologi turun 1,42 persen, dan sektor properti merosot 1,04 persen.

Selain itu, sektor bahan baku melemah 0,90 persen, sektor non-siklikal turun 0,87 persen, sektor kesehatan merosot 0,40 persen, dan sektor siklikal melemah 0,13 persen.

Sementara itu, sisa sektor lainnya menguat, terlihat dari sektor transportasi yang naik 0,21 persen dan sektor industrial meningkat 0,15 persen.

Baca juga: IHSG Diproyeksi Terkoreksi Imbas Reshuffle Kabinet, Cek Rekomendasi Saham Berikut

Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Hang Seng Index meningkat 0,78 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,04 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,28 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

5 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

6 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

7 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

7 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

8 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

8 hours ago