Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (21/1), ditutup melanjutkan pelemahan ke level 9.021,48 atau turun 1,24 persen dari posisi pembukaan di 9.134,70.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 38,72 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,56 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp20,90 triliun.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,50 Persen ke Posisi 9.088
Kemudian, tercatat terdapat 575 saham terkoreksi, sebanyak 143 saham menguat dan sebanyak 83 saham tetap tidak berubah.
Tekanan jual terjadi di hampir seluruh sektor, dipimpin sektor industrial yang merosot 6,77 persen. Sektor properti turun 3,34 persen, diikuti sektor transportasi yang melemah 2,51 persen.
Selanjutnya, sektor infrastruktur turun 1,44 persen, sektor teknologi melemah 1,40 persen, dan sektor keuangan terkoreksi 1,25 persen. Sektor energi turun 1,03 persen, sektor kesehatan melemah 0,67 persen, sektor siklikal turun 0,56 persen, serta sektor non-siklikal melemah 0,14 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, 6 Saham Ini Justru Siap Kasih Cuan
Di tengah tekanan pasar, sektor bahan baku menjadi satu-satunya sektor yang masih mencatatkan penguatan, naik 0,39 persen. Kinerja positif sektor ini ditopang oleh saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melonjak 3,40 persen.
Sementara itu, pergerakan indeks saham Asia cenderung variatif. Hang Seng Index menguat tipis 0,05 persen, Shanghai Composite Index naik 0,47 persen, sedangkan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,43 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BCA Syariah mencetak laba bersih Rp212 miliar pada 2025, naik dari Rp183,7 miliar… Read More
Poin Penting Adira Finance mengakui tren musiman pasca Ramadan dan Lebaran hampir selalu diikuti kenaikan… Read More
Poin Penting Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL/WtE) ditargetkan mulai groundbreaking Maret 2026, dengan… Read More
Poin Penting Adira Finance melihat peluang kuat pembiayaan multiguna pada Februari–Maret 2026 seiring momentum Ramadan,… Read More
Poin Penting Permintaan emas tetap kuat meski harga bergejolak, didorong ketidakpastian geopolitik, risiko fiskal, dan… Read More
Poin Penting BPI Danantara menyatakan siap berinvestasi di pasar saham Indonesia dan telah aktif membeli… Read More