Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1 Persen Lebih ke Posisi 9.021

Poin Penting

  • IHSG sesi I melemah 1,24 persen dan ditutup di level 9.021,48 dengan nilai transaksi Rp20,90 triliun.
  • Hampir seluruh sektor tertekan, dipimpin sektor industrial yang turun 6,77 persen, sementara 575 saham terkoreksi.
  • Sektor bahan baku menjadi satu-satunya yang menguat, naik 0,39 persen, didorong saham ANTM.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (21/1), ditutup melanjutkan pelemahan ke level 9.021,48 atau turun 1,24 persen dari posisi pembukaan di 9.134,70.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 38,72 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,56 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp20,90 triliun. 

Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,50 Persen ke Posisi 9.088

Kemudian, tercatat terdapat 575 saham terkoreksi, sebanyak 143 saham menguat dan sebanyak 83 saham tetap tidak berubah.

Tekanan jual terjadi di hampir seluruh sektor, dipimpin sektor industrial yang merosot 6,77 persen. Sektor properti turun 3,34 persen, diikuti sektor transportasi yang melemah 2,51 persen.

Selanjutnya, sektor infrastruktur turun 1,44 persen, sektor teknologi melemah 1,40 persen, dan sektor keuangan terkoreksi 1,25 persen. Sektor energi turun 1,03 persen, sektor kesehatan melemah 0,67 persen, sektor siklikal turun 0,56 persen, serta sektor non-siklikal melemah 0,14 persen.

Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, 6 Saham Ini Justru Siap Kasih Cuan

Di tengah tekanan pasar, sektor bahan baku menjadi satu-satunya sektor yang masih mencatatkan penguatan, naik 0,39 persen. Kinerja positif sektor ini ditopang oleh saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melonjak 3,40 persen.

Sementara itu, pergerakan indeks saham Asia cenderung variatif. Hang Seng Index menguat tipis 0,05 persen, Shanghai Composite Index naik 0,47 persen, sedangkan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,43 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BEI Jatuhkan 294 Sanksi ke 142 Perusahaan Sepanjang Januari 2026

Poin Penting Pada Januari, BEI menjatuhkan 294 sanksi kepada 142 perusahaan tercatat, mayoritas terkait keterlambatan… Read More

5 mins ago

Tak Boleh Dicicil, THR Karyawan Swasta Paling Lambat Cair H-7 Lebaran

Poin Penting Airlangga Hartarto mewajibkan perusahaan swasta membayar THR penuh dan tidak boleh dicicil, paling… Read More

34 mins ago

UOB Sebut Sektor Manufaktur Menjadi Kunci Dongkrak Daya Beli Kelas Menengah

Poin Penting UOB menilai sektor manufaktur, terutama padat karya, menjadi kunci untuk meningkatkan daya beli… Read More

54 mins ago

Cek Rekening! Airlangga Sebut Pencairan THR ASN-TNI/Polri Sudah Dimulai per 26 Februari

Poin Penting Pemerintah siapkan Rp55 triliun untuk THR ASN 2026, naik 10% dari tahun lalu,… Read More

1 hour ago

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD200 per Barel

Poin Penting Iran menutup Selat Hormuz dan mengancam serangan terhadap kapal serta pipa minyak, memicu… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Menguat ke Level 8.019

Poin Penting IHSG sesi I 3 Maret 2026 ditutup naik 0,03% ke 8.019,55, meski sempat… Read More

2 hours ago