Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 23 Januari 2025, ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.306,73 atau naik 0,68 persen dari dibuka pada level 7.257,11.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 8,03 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 868 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,45 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 241 saham terkoreksi, sebanyak 300 saham menguat dan sebanyak 257 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: 214 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.283
Lalu mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor energi naik 1,15 persen, sektor bahan baku menguat 0,89 persen, sektor teknologi meningkat 0,86 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,75 persen.
Berikutnya sektor siklikal meningkat 0,54 persen, sektor keuangan naik 0,43 persen, sektor transportasi menguat 0,20 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,03 persen.
Sementara, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor properti merosot 1,08 persen, sektor industrial turun 0,37 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,17 persen.
Baca juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,97 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,70 persen. Sedangkan, Hang Seng Index Hong Kong turun 0,26 persen (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More