Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 20 Maret 2025, ditutup bertahan di zona hijau ke level 6.368,63 setelah dibuka di level 6.311,66 atau menguat 0,90 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,44 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 674 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,37 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 265 saham terkoreksi, sebanyak 290 saham menguat dan sebanyak 238 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Terguncang, Bos BI Yakinkan Investor Tetap Optimis
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor teknologi naik 10,03 persen, sektor bahan baku meningkat 1,59 persen, sektor transportasi menguat 1,08 persen, dan sektor energi naik 1,07 persen.
Selain itu, sektor siklikal meningkat 0,69 persen, sektor infrastruktur menguat 0,63 persen, sektor properti naik 0,45 persen, dan sektor industrial meningkat 0,28 persen.
Sementara itu, sektor sisanya melemah, tecermin dari sektor keuangan turun 0,89 persen, sektor non-siklikal merosot 0,70 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,01 persen.
Baca juga: Keputusan BI Tahan Suku Bunga 6,75 Persen Dinilai Tepat dan Antisipatif
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga bergerak variatif, dengan Hang Seng Index Hong Kong turun 1,20 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,06 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,31 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More