Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Hijau ke Level 9.155

Poin Penting

  • HSG sesi I ditutup naik 0,24% ke level 9.155,40 dan sempat mencetak all time high (ATH) di posisi 9.174,47
  • Tercatat 46,61 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp16,07 triliun; sebanyak 382 saham menguat, 287 terkoreksi, dan 131 stagnan
  • Kenaikan dipimpin sektor industrial dan properti, sementara indeks utama Asia seperti Nikkei, Hang Seng, dan Shanghai Composite justru ditutup melemah.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (20/1) lanjut ditutup meningkat ke level 9.155,40 atau menguat 0,24 persen dari dibuka pada posisi 9.133,87.

IHSG juga kembali mencetak level tertinggi terbarunya atau all time high (ATH) pada perdagangan sesi I di posisi 9.174,47.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 46,61 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,33 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,07 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 287 saham terkoreksi, 382 saham menguat dan 131 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Prajogo Pangestu Borong Saham BREN, Segini Nilainya
Baca juga: Fundamental Makin Menarik, Harga Saham BBTN Terus Nanjak

Lebih lanjut, seluruh sektor ikut menguat. Ini tercermin dari sektor industrial naik 2,38 persen, sektor properti meningkat 1,67 persen, sektor non-siklikal menguat 1,47 persen, sektor siklikal naik 1,45 persen, sektor teknologi meningkat 1,11 persen, dan sektor energi menguat 0,83 persen.

Selanjutnya, sektor bahan baku naik 0,54 persen, sektor infrastruktur meningkat 0,38 persen, sektor keuangan menguat 0,31 persen, sektor kesehatan naik 0,22 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,03 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,26 persen, Hang Seng Index merosot 0,11 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,30 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

JMA Syariah Klaim Sudah Lampaui Batas Modal Minimum 2026

Poin Penting JMA Syariah telah memenuhi bahkan melampaui ekuitas minimum asuransi syariah Rp100 miliar sesuai… Read More

24 mins ago

Respons Bos BEI soal Calon Direksi Baru Periode 2026-2030

Poin Penting BEI akan menunjuk direksi baru periode 2026-2030 seiring berakhirnya masa jabatan direksi periode… Read More

27 mins ago

Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, OJK Ungkap Risiko ke Perbankan

Poin Penting Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS, tercatat di level Rp16.969 pada perdagangan… Read More

45 mins ago

JMA Syariah Targetkan Pendapatan Kontribusi Tumbuh 20 Persen di 2026

Poin Penting JMA Syariah menargetkan pendapatan kontribusi tumbuh 20% pada 2026, atau sekitar Rp360 miliar… Read More

2 hours ago

Komisi XI Berikan Bocoran Jadwal Fit & Proper Test Deputi Gubernur BI

Poin Penting Komisi XI DPR RI akan segera menjadwalkan fit and proper test calon Deputi… Read More

2 hours ago

KB Bank Dorong Investasi Korea ke Indonesia Lewat Indonesian Day Business Forum 2026

Poin Penting KB Bank dan KB Kookmin Bank menggelar Indonesian Day Business Forum 2026 di… Read More

3 hours ago