Market Update

IHSG Sesi I Ditutup di Zona Hijau ke Level 7.781

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (24/9) ditutup menguat ke level 7.781,74 atau naik tipis 0,08 persen dari dibuka pada level 7.775,86.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 12,70 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 845 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,27 triliun. 

Baca juga: Ada 30 Perusahaan Antre IPO, 11 di Antaranya Beraset Jumbo

Kemudian, tercatat terdapat 329 saham terkoreksi, sebanyak 221 saham menguat dan sebanyak 238 saham tetap tidak berubah. 

Meski begitu, mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor siklikal turun 0,95 persen, sektor industrial menurun 0,61 persen, sektor teknologi melemah 0,41 persen, sektor kesehatan turun 0,40 persen, sektor properti melemah 0,37 persen, dan sektor keuangan turun 0,08 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, dengan sektor non-siklikal menguat 0,75 persen, sektor infrastruktur naik 0,41 persen, sektor transportasi menguat 0,39 persen, sektor bahan baku meningkat 0,13 persen, dan sektor energi naik 0,02 persen.

Baca juga: Cek Sektor Saham Potensial Cuan Usai BI dan The Fed Pangkas Suku Bunga

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat. Straits Times Index Singapore menguat sebesar 0,23 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 3,69 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta naik 0,08 persen. 

Lalu, Hang Seng Index Hong Kong meningkat 3,71 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo mengalami penguatan sebanyak 0,84 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

6 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

6 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

7 hours ago