Market Update

IHSG Sesi I Ditutup di Zona Hijau ke Level 7.436

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (19/8) ditutup pada level 7.436,11 atau menguat tipis sebesar 0,05 persen dari dibuka pada level 7.432,09.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 8,65 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 620 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,92 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 268 saham terkoreksi, sebanyak 277 saham menguat dan sebanyak 251 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Investor Simak! IHSG Pekan Ini Akan Dipengaruhi Tiga Sentimen Berikut

Lalu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor siklikal menguat 2,28 persen, sektor bahan baku meningkat 0,63 persen, sektor transportasi naik 0,39 persen, sektor industrial menguat 0,36 persen, sektor keuangan meningkat 0,32 persen, dan sektor properti naik 0,16 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami pelemahan, tercermin dari sektor non-siklikal turun 0,66 persen, sektor kesehatan melemah 0,64 persen, sektor teknologi merosot 0,49 persen, sektor infrastruktur turun 0,39 persen, dan sektor energi melemah 0,05 persen.

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas Prediksi IHSG Tembus 8.000 di Akhir 2024

Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif terlihat dari Indonesia LQ45 Index Jakarta turun 0,08 persen, Nikkei 225 Index Tokyo melemah 1,82 persen, dan Straits Times Index Singapore merosot 0,05 persen.

Sementara itu, Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,47 persen dan Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,89 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 mins ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

6 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

6 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

6 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

17 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

17 hours ago