Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (26/1) ditutup bertahan pada zona hijau ke level 8.972,11 atau menguat 0,24 persen dari dibuka pada posisi 8.951,01.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 33,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,40 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp20,94 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 333 saham terkoreksi, 329 saham menguat, dan 139 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Intip 4 Saham yang Tetap Berpotensi Cuan Hari Ini
Baca juga: IHSG Diyakini Mampu Tembus 10.000, Cermati Deretan Saham Berikut
Namun, mayoritas sektor terpantau melemah. Pelemahan dipimpin oleh sektor industrial yang anjlok 1,59 persen.
Selanjutnya, sektor properti -1,55 persen, sektor energi -1,40 persen, sektor siklikal -1,13 persen, sektor kesehatan -0,60 persen, dan sektor keuangan -0,44 persen.
Sedangkan, sektor lainnya masih mampu menguat. Ini tercermin dari sektor bahan baku yang naik 4,47 persen, sektor transportasi meningkat 2,30 persen, sektor non-siklikal menguat 0,38 persen, sektor teknologi naik 0,03 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,02 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas terpantau melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,23 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 2,03 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,06 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BPR NBP Group menggelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI di Jonggol dengan hadiah 2… Read More
Poin Penting Bank Raya mendorong akselerasi ekonomi digital melalui pendampingan delapan klaster unggulan dan lebih… Read More
Poin Penting Tahun Kuda Api membawa energi besar yang membuka peluang cuan sekaligus meningkatkan risiko… Read More
Poin Penting Prabowo menekankan dua hal krusial dalam rapat, yakni manfaat maksimal bagi kepentingan nasional… Read More
Poin Penting BSI gandeng PNM untuk memperkuat inklusi keuangan syariah dan membidik 300 ribu nasabah… Read More
Poin Penting Tarif listrik periode 16–22 Februari 2026 tetap mengacu pada ketentuan Triwulan I Tahun… Read More