Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Menguat 1 Persen Lebih di Posisi 7.102

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup naik 1,14% ke level 7.102,20, hampir seluruh sektor menunjukkan penguatan.
  • Sektor bahan baku (+3,33%), transportasi (+2,71%), dan infrastruktur (+2,60%) menjadi penggerak utama kenaikan.
  • Indeks Nikkei, Shanghai Composite, dan Hang Seng kompak menguat, mendukung sentimen positif pasar domestik.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa (17/3) ditutup naik ke level 7.102,20 atau menguat 1,14 persen dari pembukaan di level 7.022,28.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 16,80 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 895 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,96 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 192 saham terkoreksi, sebanyak 487 saham menguat dan sebanyak 131 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.094, Naik 1,06 Persen

Lalu, hampir seluruh sektor juga terpantau menguat, dengan sektor bahan baku naik 3,33 persen, sektor transportasi meningkat 2,71 persen, sektor infrastruktur menguat 2,60 persen, sektor teknologi naik 1,86 persen, dan sektor properti meningkat 1,46 persen.

Sektor energi menguat 1,11 persen, sektor non-siklikal naik 0,93 persen, sektor kesehatan meningkat 0,56 persen, dan sektor industrial menguat 0,54 persen.

Sedangkan, tiga sektor lainnya terpantau masih melemah, dengan sektor siklikal merosot 0,11 persen dan sektor keuangan turun 0,09 persen.

Baca juga: IHSG Masih Berpeluang Melemah, BBCA, INDY, SUPA, TINS Direkomendasikan

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,37 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,09 persen, dan Hang Seng Index menguat 1,03 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Mau Mudik Lebaran? Ini Tips dari PLN agar Listrik di Rumah Tetap Aman

Poin Penting PLN mengimbau pelanggan memastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik Idulfitri… Read More

8 mins ago

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

Poin Penting BNI bagikan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba… Read More

33 mins ago

Libur Lebaran 2026: Ini Jadwal Operasional Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI

Poin Penting Jadwal libur bank saat Lebaran 2026 berlangsung bersamaan dengan rangkaian libur Nyepi dan… Read More

2 hours ago

Pemerintah Efisiensi Anggaran K/L, MBG dan KDMP Tetap Jalan Meski Risiko Perang AS-Iran

Poin Penting Program prioritas MBG dan KDMP tetap berjalan tanpa pemangkasan anggaran. Efisiensi dialihkan ke… Read More

2 hours ago

Libur Bursa 2026: BEI Tutup Perdagangan 18-24 Maret saat Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BEI menetapkan libur bursa selama lima hari kerja pada 18–24 Maret 2026 terkait… Read More

2 hours ago

Investor Kripto Harus Simak, Ini 5 Strategi Wajib Hadapi Bear Market

Poin Penting Investor berpengalaman melihat penurunan harga aset kripto sebagai kesempatan membeli aset undervalued, terutama… Read More

2 hours ago