Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis, 11 September 2025, kembali ditutup di zona hijau ke level 7.765,44 dari posisi 7.699,00 atau menguat 0,86 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 19,52 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,18 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,45 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 217 saham terkoreksi, sebanyak 425 saham menguat dan sebanyak 161 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Semringah, Dibuka Menguat Dekati Level 7.800
Selanjutnya, hampir seluruh sektor menguat. Sektor keuangan memimpin kenaikan dengan penguatan 1,76 persen. Sektor non-siklikal naik 1,50 persen, kesehatan menguat 1,17 persen, properti naik 0,90 persen, dan sektor siklikal meningkat 0,88 persen.
Sektor industrial menguat 0,69 persen, infrastruktur naik 0,63 persen, teknologi naik 0,50 persen, dan transportasi menguat 0,48 persen.
Sementara itu, hanya dua sektor yang melemah, yakni sektor bahan baku yang turun 0,32 persen dan energi yang terkoreksi 0,29 persen.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak pada Rentang 7.600-7.800, Ini Pendorongnya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas menguat. Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,63 persen, Shanghai Composite Index meningkat 1,08 persen. Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong justru turun 0,33 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More