Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (10/3), ditutup bertahan di zona hijau pada level 7.389,51. Posisi ini menguat 0,71 persen dari pembukaan di level 7.337,36.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 22,30 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,25 juta kali. Sementara itu, total nilai transaksi tercatat sebesar Rp10,62 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 227 saham terkoreksi, sebanyak 443 saham menguat dan sebanyak 145 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Rebound, Dibuka Menguat 1,68 Persen ke Level 7.460
Hampir seluruh sektor saham terpantau menguat. Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan penguatan 3,08 persen, diikuti sektor industrial yang naik 2,49 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal menguat 1,47 persen, sektor transportasi naik 1,15 persen, dan sektor properti meningkat 1,11 persen.
Selain itu, sektor keuangan naik 0,47 persen, sektor kesehatan menguat 0,45 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,42 persen, sektor teknologi naik 0,27 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,09 persen.
Baca juga: Rupiah Sentuh Rp17.000, IHSG Ambruk, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansi
Di tengah penguatan mayoritas sektor, sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi, yakni turun 0,16 persen. Pelemahan tersebut dipicu turunnya harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar 6,34 persen.
Adapun pergerakan bursa saham Asia juga menunjukkan tren positif. Hang Seng Index tercatat naik 1,56 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 2,34 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,39 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More