Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Hijau pada Level 7.389, Mayoritas Sektor Bergerak Naik

Poin Penting

  • IHSG sesi I menguat 0,71 persen ke level 7.389,51 dari posisi pembukaan 7.337,36.
  • Mayoritas sektor saham naik, dipimpin sektor bahan baku yang melonjak 3,08 persen.
  • Sektor energi melemah 0,16 persen, dipicu penurunan saham PGAS sebesar 6,34 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (10/3), ditutup bertahan di zona hijau pada level 7.389,51. Posisi ini menguat 0,71 persen dari pembukaan di level 7.337,36.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 22,30 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,25 juta kali. Sementara itu, total nilai transaksi tercatat sebesar Rp10,62 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 227 saham terkoreksi, sebanyak 443 saham menguat dan sebanyak 145 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Rebound, Dibuka Menguat 1,68 Persen ke Level 7.460

Hampir seluruh sektor saham terpantau menguat. Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan penguatan 3,08 persen, diikuti sektor industrial yang naik 2,49 persen.

Selanjutnya, sektor siklikal menguat 1,47 persen, sektor transportasi naik 1,15 persen, dan sektor properti meningkat 1,11 persen.

Selain itu, sektor keuangan naik 0,47 persen, sektor kesehatan menguat 0,45 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,42 persen, sektor teknologi naik 0,27 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,09 persen.

Baca juga: Rupiah Sentuh Rp17.000, IHSG Ambruk, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansi

Di tengah penguatan mayoritas sektor, sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi, yakni turun 0,16 persen. Pelemahan tersebut dipicu turunnya harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar 6,34 persen.

Adapun pergerakan bursa saham Asia juga menunjukkan tren positif. Hang Seng Index tercatat naik 1,56 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 2,34 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,39 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

7 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

12 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

12 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

13 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

13 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

13 hours ago