Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan di Zona Hijau

Poin Penting

  • IHSG menguat 0,42 persen ke level 8.199,95 pada sesi I, dengan total transaksi mencapai Rp15,83 triliun dari 20,92 miliar saham.
  • 445 saham menguat, 207 saham melemah, dan 142 stagnan; sektor transportasi memimpin kenaikan dengan lonjakan 3,20 persen.
  • Mayoritas bursa Asia kompak menguat, termasuk Nikkei 225 naik 1,56 persen dan Shanghai Composite menguat 1,14 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (9/10) ditutup bertahan pada zona hijau ke level 8.199,95 dari posisi 8.166,02 atau menguat 0,42 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 20,92 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,68 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp15,83 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 207 saham terkoreksi, 445 saham menguat, dan 142 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Free Float Saham Naik Jadi 30 Persen? Ini Respons OJK dan BEI

Lalu, mayoritas sektor juga menguat. Rinciannya, sektor transportasi meningkat 3,20 persen, infrastruktur naik 1,80 persen, bahan baku menguat 1,55 persen, dan siklikal meningkat 1,49 persen.

Selanjutnya, sektor non-siklikal naik 1,25 persen, kesehatan menguat 1,19 persen, energi meningkat 0,78 persen, dan industrial naik 0,31 persen.

Baca juga: Rosan Klaim Tambahan 12 Persen Saham Freeport untuk RI Tanpa Biaya

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan. Ini tercermin dari sektor teknologi merosot 1,44 persen, keuangan (-0,61 persen), dan properti (-0,23 persen).

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,56 persen, Hang Seng Index meningkat 0,13 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 1,14 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

6 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

6 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

7 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

7 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

8 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

9 hours ago