Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan di Zona Hijau pada Level 8.882

Poin Penting

  • IHSG sesi I menguat 0,26 persen ke level 8.882,44 dengan nilai transaksi Rp19,76 triliun.
  • Mayoritas sektor menguat, dipimpin sektor bahan baku, properti, industrial, dan energi.
  • Bursa Asia kompak menguat, sejalan dengan pergerakan positif IHSG.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Selasa (6/1) ditutup bertahan di zona hijau pada level 8.882,44. Posisi tersebut mencerminkan penguatan 0,26 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.859,19.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 44,78 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,77 juta kali. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp19,76 triliun. 

Dari pergerakan saham, tercatat 275 saham terkoreksi, 383 saham menguat dan 153 saham stagnan.

Baca juga: January Effect Dorong IHSG Menguat, Ini Sektor yang Diuntungkan

Selanjutnya, mayoritas sektor juga mampu ditutup menguat, antara lain, sektor bahan baku naik 2,81 persen, sektor properti meningkat 0,98 persen, sektor industrial menguat 0,90 persen, dan sektor energi naik 0,88 persen.

Selain itu, sektor teknologi meningkat 0,72 persen, sektor non-siklikal menguat 0,44 persen, sektor kesehatan naik 0,39 persen, dan sektor siklikal bertambah 0,15 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, yakni sektor transportasi turun 1,18 persen, sektor infrastruktur merosot 0,34 persen, dan sektor keuangan melemah 0,08 persen.

Baca juga: IHSG Cetak Rekor ATH Baru, Dibuka Perkasa ke Level 8.887

Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 1,14 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,09 persen, dan Hang Seng Index menguat 1,89 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur MBG di Wilayah II, Ini Rinciannya

Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.512 dapur MBG di wilayah II karena belum memenuhi standar… Read More

3 mins ago

Insentif Disetop, ALVA Pede Penjualan Motor Listrik Tetap “Nyetrum”

Poin Penting ALVA tetap optimistis penjualan motor listrik tumbuh meski pemerintah menghentikan insentif pembelian kendaraan… Read More

3 mins ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Keselamatan Jemaah Haji

Poin Penting Pemerintah menyiapkan berbagai skenario penyelenggaraan haji untuk memastikan keselamatan jemaah di tengah konflik… Read More

13 mins ago

Mensos Ajak Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih, Ini Tujuannya

Poin Penting: Mensos Saifullah Yusuf mendorong penerima bansos bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih… Read More

39 mins ago

Permata Bank Gelar RUPST 17 April 2026, Ini Agenda Lengkapnya

Poin Penting RUPST Permata Bank digelar 7 April 2026 di WTC II Jakarta pukul 10.00… Read More

40 mins ago

Buka Layanan di Akhir Pekan, Pengamat: Bukti Komitmen Bank Jambi Jaga Kepercayaan Nasabah

Poin Penting Bank Jambi membuka layanan kantor cabang hingga akhir pekan untuk menjaga kelancaran transaksi… Read More

50 mins ago